Kamis, 01 April 2021

Almond: Nutrisi, Manfaat, Untuk Diet

Almond: Nutrisi, Manfaat, Untuk Diet 

Tradisi menambahkan almond ke makanan penutup atau menyajikannya mentah sebagai persembahan keagamaan atau makanan ringan telah ada di banyak rumah tangga India. Yah, mereka tidak begitu tanpa alasan. Almond adalah biji yang dapat dimakan dari pohon almond. Manfaat nutrisi almond sangat mencengangkan. Tidak hanya kaya akan nutrisi, kacang ini juga memiliki karakter serbaguna. Dari manis hingga gurih, Anda dapat menemukan hidangan yang menggunakan almond dengan cara tertentu.

Menariknya, almond sama sekali bukan kacang. Dari sudut pandang botani, mereka milik keluarga drupes, bersama dengan aprikot dan ceri. Namun, almond umumnya disebut sebagai kacang pohon karena kemiripannya dengan kacang lainnya. Ukuran almond yang sederhana tidak sesuai dengan kebaikan luar biasa yang dikandungnya. Baca terus dan cari tahu alasannya.



Nilai Gizi Tentang Almond

100 gram almond mengandung:

  • Kalori: 579 kkal
  • Karbohidrat: 21,6 g
  • Serat makanan: 12,5 g
  • Gula: 4,4 g
  • Lemak: 49,9 g
  • Protein: 21,2 g
  • Vitamin E: 25,6 mg
  • Riboflavin: 1,014 mg
  • Mangan: 2,285 mg
  • Magnesium: 268 mg
  • Fosfor: 484 mg

Fakta Gizi Almond:

  • Almond terdiri dari 22% karbohidrat, 21% protein, dan 50% lemak. Almond adalah sumber protein yang bagus untuk vegetarian dan vegan.
  • Mereka adalah makanan padat kalori. Oleh karena itu, seseorang harus memperhatikan ukuran porsi saat mengonsumsi almond.
  • Almond adalah sumber vitamin E yang sangat baik. 100 gram mengandung 171% dari nilai harian yang direkomendasikan.
  • Semua vitamin B hadir dalam almond dalam jumlah yang wajar. Secara khusus, riboflavin (B2) membentuk 85% dari nilai harian yang direkomendasikan.
  • Almond mengandung sejumlah besar kolin yang jarang ditemukan dalam makanan.
  • Profil mineral almond juga mengesankan. Mangan bertanggung jawab atas 109% dari nilai harian yang direkomendasikan.
  • Magnesium, fosfor, dan tembaga mengikuti daftar, dengan masing-masing lebih dari 50% dari kebutuhan harian.
  • Sejumlah kecil seng, kalsium, dan zat besi juga ada dalam almond.
  • Mirip dengan kacang lainnya, almond kaya akan pitosterol. Senyawa ini mirip dengan kolesterol dan menghalangi penyerapannya di dalam tubuh.

Kandungan Almond dan Lemaknya

Banyak orang yang takut mengonsumsi kacang almond karena kandungan lemaknya yang tinggi. Memang menakutkan untuk mengetahui bahwa lemak merupakan sekitar 50% dari almond. Namun, tidak perlu khawatir, karena dua pertiga dari lemak ini baik untuk Anda. Selain itu, mereka adalah lemak tak jenuh tunggal yang ramah jantung. Penelitian juga mengatakan bahwa makan almond sesuai batas yang ditentukan tidak menyebabkan penambahan berat badan. Sebaliknya, almond meningkatkan kesehatan jantung dan membantu menurunkan berat badan. Dengan demikian, manfaat almond sangat banyak.

Manfaat Kesehatan Almond :

1. Meningkatkan kesehatan jantung

Almond menurunkan LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh dan dengan demikian memastikan jantung yang sehat. Risiko penyakit jantung berkurang drastis ketika almond menggantikan lemak jenuh dalam makanan.

2. Membantu penurunan berat badan

Meskipun almond tinggi kalori, mereka kaya serat dan protein. Kedua komponen ini akan membantu Anda tetap kenyang selama berjam-jam. Selanjutnya, kecenderungan untuk mengemil pada pilihan yang tidak sehat berkurang, sehingga asupan kalori berkurang.

3. Mengandung banyak antioksidan

Antioksidan dalam almond membantu menetralisir radikal bebas, yang menyebabkan peradangan, penuaan, dan bahkan kanker. Namun, kulit almondlah yang menampung antioksidan ini. Jadi, hindari almond pucat untuk tujuan ini.

4. Almond bekerja sebagai pengganti tepung yang sangat baik dalam diet bebas gluten

Almond sangat aman bagi siapa saja yang tidak toleran gluten atau menjalani diet bebas gluten. Juga, almond membantu menebus hilangnya zat besi, serat dan vitamin B dalam diet tersebut.

5. Mengatur kadar gula darah

Studi membuktikan bahwa almond menjaga kadar gula darah karena sifatnya yang berserat. Selain itu, jika Anda menggabungkan almond dengan beberapa makanan lain, indeks glikemik makanan yang berbeda akan berkurang.

6. Meningkatkan energi

Jumlah riboflavin yang tinggi dalam almond membantu melepaskan energi dari makanan yang dikonsumsi. Mereka adalah pendorong energi. Tembaga dan mangan juga berfungsi untuk menjaga aliran energi dalam tubuh.

7. Almond menyediakan vitamin E

Kelimpahan vitamin E dalam kacang almond memiliki banyak manfaat. Mereka mengandung antioksidan yang mencegah sel dari kerusakan oksidasi dini. Vitamin E meningkatkan kesehatan mata dan meningkatkan kekebalan secara keseluruhan juga. Juga, vitamin ini sangat penting untuk kesehatan kulit dan berfungsinya organ.

8. Mengurangi risiko batu empedu

Almond memastikan kelancaran fungsi hati dan kantong empedu, terutama karena komponen lemak dan seratnya. Karena itu, konsumsi almond secara teratur mengurangi kemungkinan penyakit batu empedu secara signifikan.

9. Meningkatkan kesehatan tulang

Banyak nutrisi dalam almond, seperti kalsium, mangan, magnesium, tembaga, dan seng, yang ramah tulang. Oleh karena itu, mereka meningkatkan kesehatan tulang dengan konsumsi teratur.

Berbagai Cara untuk Memasukkan Almond ke Diet Anda

Cara paling sederhana adalah makan almond dalam bentuk mentahnya. Anda dapat membeli panggang kering, pucat, asin,irisan atau irisan almond juga. Dalam hal nutrisi, almond panggang kering paling dekat dengan yang mentah. Alternatif yang lebih enak seperti almond yang dicelupkan ke dalam cokelat dan dipanggang dengan madu juga tersedia dengan mudah. Namun, topping semacam itu menambah kalori dan kandungan gula.

1. Susu Almond

Susu almond semakin populer dari hari ke hari. Mereka yang tidak toleran laktosa atau lebih suka makanan nabati dapat memilih susu almond. Itu tidak mengandung kolesterol dan kaya akan kalsium dan vitamin. Selain itu, secangkir susu almond hanya memiliki 40 kalori. Oleh karena itu, susu almond dapat menggantikan susu sapi di hampir semua resep.

2. Tepung Almond

Tepung almond adalah alternatif yang luar biasa untuk tepung serbaguna biasa. Mereka terbuat dari kacang almond yang digiling halus. Juga, tepung almond bebas gluten dan memiliki kandungan karbohidrat rendah. Jika dibandingkan dengan tepung terigu, mereka lebih tinggi nutrisi serta kalori. Anda bisa menggunakan tepung almond untuk memanggang, pancake, atau roti. Ingatlah bahwa tepung almond memiliki kadar air yang tinggi, dan proporsinya mungkin berbeda.

3. Mentega Almond

Jika Anda penggemar selai kacang, maka mentega almond adalah pilihan yang sangat baik untuk Anda. Secara khusus, ini adalah berkah bagi mereka yang alergi kacang. Keduanya memiliki konsistensi dan kalori yang sama per sendok makan. Namun, profil mineral dan vitamin mentega almond sedikit lebih tinggi. Oleskan pada beberapa potong apel, dan Anda memiliki camilan yang lezat dan mengenyangkan.

Pencegahan

Orang dengan alergi kacang harus menjauhi almond. Mereka cenderung memiliki efek yang sama seperti kacang lainnya. Namun, gejalanya mungkin parah pada beberapa orang dengan kesulitan bernapas atau anafilaksis. Selain itu, Anda mungkin mengalami gatal-gatal atau ruam gatal dalam beberapa jam. Dalam kasus seperti itu, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter dan menghindari konsumsi almond lebih lanjut.

T. Berapa banyak almond yang harus dimakan dalam sehari, dan kapan?

J. Sekitar 6 sampai 8 almond adalah porsi yang layak per hari. Karena almond tinggi kalori, yang terbaik adalah memakannya dalam jumlah sedang. Tambahkan almond ke sarapan Anda, karena ini adalah waktu yang ideal. Pencernaan almond lebih mudah di pagi hari dan mengoptimalkan manfaat kesehatan, termasuk mengatur gula darah dan membantu penurunan berat badan. Namun, tidak apa-apa untuk memilikinya untuk camilan juga, di malam hari juga.

T. Apakah almond yang direndam lebih baik daripada almond mentah?

A. Ya, dalam beberapa hal, almond yang direndam lebih bermanfaat bagi kesehatan. Merendamnya selama beberapa jam membuatnya lembut dan mudah dicerna. Akibatnya, meningkatkan penyerapan nutrisi dalam tubuh jika dibandingkan dengan almond mentah. Juga, perendaman mengurangi tingkat anti-nutrisi yang menghambat pelepasan nutrisi almond yang tepat.

T. Apakah almond memberi Anda gas?

J. Tidak, tidak seperti kacang lainnya, almond mudah dicerna. Karena itu, jika Anda menderita kembung dan gas, ganti kacang Anda dengan almond. Hindari almond asin untuk mencegah retensi air, karena ini dapat menyebabkan kembung. Namun, ingatlah untuk memakannya dalam jumlah sedang untuk menghindari masalah lebih lanjut.

T. Bagaimana cara menyimpan almond dengan benar?

J. Umur simpan almond tergantung pada bagaimana mereka dibuat dan diproses. Secara umum, almond mentah baik dikonsumsi hingga 2 tahun saat didinginkan. Menyimpannya di lemari es atau freezer adalah cara terbaik untuk memaksimalkan umur simpannya. Almond panggang tetap dapat dikonsumsi untuk waktu yang lebih lama jika disimpan dalam wadah kering dan kedap udara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar